Sabtu, 09 Mei 2015

Sekolah Negeri or Sekolah Asrama?



Hai Guys!

Hari minggu, hari yang pas buat mager-mageran. Gue sendiri di depan laptop dan gue mager.

Kemaren, ada pengumuman seleksi SNMPTN yang pasti bikin deg-degan. Bagi kakak-kakak yang lulus SNMPTN, selamat ya! Dan bagi yang ngga lulus, jangan sedih. Masih ada kesempatan kok! *sotoy* *abaikan*

Kemaren juga, ada pengumuman seleksi yang melibatkan gue. Bukan, bukan SNMPTN! Gue masih kelas 9! Eh apaan sih, lanjut deh ya. Jadi, kemaren ada pengumuman seleksi administrasi dari SMA yang gue pilih. Dan, alhamdulillah, gue lulus:)

Tapi, ada yang mengganjal hati gue.

SMA tadi itu, jujur bukan SMA yang gue pingin pilih. SMA tadi, merupakan SMA yang bersistem asrama. Segala peraturannya ketat banget, disiplinnya juga. Pokoknya di sana parah deh. Tapi, SMA itu jadi salah satu SMA favorit di provinsi gue.

Letak SMA Asrama -anggap aja namanya itu- itu di luar kota gue. Gak jauh sih, dari rumah gue. Tapi, cukup bikin jenuh karena di sana itu masih banyak hutan lebat dan rada sepi gitu. Jalanannya pun jalan lintas. Dan, gedung SMA Asrama itu benar-benar tua. Untungnya sih, masih dirawat dengan baik. Luas tanahnya nyampe 12 Hektar, termasuk komp. perumahan guru juga di situ.

Di sana, kita bakal dituntut buat disiplin. Jam empat subuh, kita wajib bangun. Setelah bangun, sholat subuh berjemaah di masjid. Setelah itu, olahraga pagi bentar. Terus, siap-siap untuk sekolah. Dan, kita harus beresin kasur, lemari dll setiap pagi. Kita wajib keluar dari asrama jam 06.00, dan sarapan di ruang makan. Kalau ngga, yaudah dikunci di asrama dan terima hukuman. Sarapannya pun diatur. Satu meja makan, ga boleh lebih dari 5. Dan jam makannya ditentuin kapan selesenya. Kalau kita telat ke ruang makan, dan yang lain pada selese, yaudah kita kelaparan gaboleh makan lagi.

Kalau jalan di sana, mesti rapi dan tertib. Jalan ke kantin aja misalnya, mesti deret tiga, atau dua. Gaboleh sekali deret lima gitu. Misalnya mau ke kantin berlima ya nih, dua orang jalan di depan, tiga orang di belakang. Buset emang, padahal itu jalannya lebar. Seragamnya lain lagi. Mesti rapiii banget. Ikat pinggang aja, mesti dijaga banget supaya warnanya ga pudar dan ga karatan. Pulang ke rumah 'kan 2 minggu sekali. Nah kalau mau pergi-pergi bareng, mesti make baju khas mereka, baju pesiar. Bayangin aja, lo pergi jalan-jalan ke mall bareng temen lo, pake seragam lengkap. Gimana coba?!

Siswa-siswi nya emang rada cakep, sih. Yang cewek mesti rambut pendek se leher, atau pake jilbab (rambut mesti pendek juga). Yang cowok, rambut kaya' tentara gitu deh. Postur tubuh siswa di sana tuh ya, emang keren banget. Tinggi, tegap, dan ber otot. Bahkan, kalian yang awalnya gak ganteng, bisa berubah lebih dari ganteng (tepatnya cool) kalau di sana. Katanya, siswa tuh bakal dididik supaya punya badan bagus. Push up, sit up, skipping, gym, dan olahraga lain dengan rutin, bisa bikin tubuh siswa wow banget. Di sana juga banyak ekskul yang bervariasi, kaya' basket, badminton, futsal, pramuka, renang, banyak lah.

Gue tau itu semua, karena SMP gue, dua minggu lalu ngadain kunjungan ke SMA Asrama itu. Dan habis dari sana, tanggapan mereka bervariasi. Ada yang semakin pengen masuk sana, dan ada yang langsung lemes. Temen-temen gue mengambil kesimpulan, "Disiplinnya ga nahan banget. Gue kayaknya gak sanggup deh. Di sini kita terlalu dikekang. Gimana kalo nanti gue kangen mak?"

Dan, semenjak itu, sebagian temen-temen gue nyerah dan mundur, bahkan gak semangat untuk masuk sana. Kalau lo tanya, kenapa kita santai-santai aja mau pilih SMA ini-itu, jawabannya adalah: SMA Asrama letaknya di luar kota dan gak make peraturan kota. Sedangkan peraturan kota, PPDB SMA itu sistemnya pake NA (Nilai akhir gabungan NEM sama nilai sekolah). Jadi, mereka lebih milih nunggu hasil akhir, daripada ikut tes masuk SMA Asrama.

Gue, jujur, pengen masuk salah satu SMA favorit di provinsi gue, SMAN 1 Kota -sensor deh ya:p-. Yap, letaknya di kota dan itu sekolah impian banget. Bukannya gue sombong, SMP gue termasuk sekolah favorit di provinsi, dan banyak alumni-nya masuk sini. Dan, banyak juga yang masuk SMA Asrama tadi.

Keinginan gue menguat, karena mulai dari Abang gue -udah lulus- dan kakak gue -kelas X- sekolah di sana juga. Ayolah, SIAPA SIH YANG NGGAK PENGEN MASUK SMA FAVORIT SE-PROVINSI? SIAPA YANG GAK PENGEN NERUSIN JEJAK KELUARGA?

Di SMAN 1 itu ya, aduh, pokoknya BAGUS BANGET. KEREN BANGET. IMPIAN BANGET. LOPE BANGET. Mimpi gue, dari dulu, emang untuk bisa masuk ke sana. Fasilitasnya gak kalah dari SMA Asrama, dan siswa-siswinya GAUL. Pokoknya, overall, itu SMA the best!

Tapi ya, gue mesti jalanin tes masuk SMA Asrama dulu, sih. Walaupun hati gue gak di sana *bahasa gue apabanget*. Kalau masuk, alhamdulillah. Masuk, gak masuk, gue tetap akan daftar di SMAN 1 juga. Enak kan yaaa? hehe:p

Pokoknya gue berdoa dan berdoa, semoga nilai UN gue dan nilai sekolah (atau NA) gue tinggi. Karena untuk masuk SMANSA, Nilai Akhir gue mesti 36, dengan rata-rata 9.

Doain gue ya, teman, supaya NA gue di atas 36. Amiiiin.

Sekian dulu sepertinyaa. Maaf gue curcol dan bacot ya!

Menurut kalian bagaimana? Bagusan sekolah asrama, atau sekolah negeri? Silahkan berpendapat:)


Cheers,


Valey








Tidak ada komentar:

Posting Komentar